Selasa, 18 Desember 2012

Curug Bibijilan-Sukabumi

Air Terjun Bibijilan berada di kawasan wisata Buni Ayu dan memiliki ketinggian sekitar 100 m dengan airnya yang dingin dan sejuk berwarna hijau tosca meluncur dari bebatuan kapur.  Air terjun ini bertingkat-tingkat dan setiap tingkatannya dapat didaki hingga puncaknya. Jika musim hujan tiba, Curug Bibijilan tidak diperbolehkan untuk dikunjungi karena debit airnya yang tinggi dan cukup deras. Curug ini juga sering digunakan sebagai arena panjat tebing dan flying fox.

Nama bibijilan berasal dari bahasa sunda yang berarti bermunculan, dengan kata lain air yang bermunculan dari dalam perut bumi (dari dalam gua) membentuk teras aliran air dan kolam-kolam kecil.
Air Terjun Bibijilan

Terletak di Kampung Lebak Nangka, Desa Kerta Angsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat.
Peta dan Koordinat GPS: 7° 3' 23.76" S  106° 58' 45.73" E 

Air Terjun Bibijlan

Aksesbilitas

Berjarak sekitar 40 km arah tenggara kota Sukabumi dan dapat dijangkau dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi dengan kondisi jalan beraspal dan sedikit berlubang.  Setelah setengah jalan menuju Sagaranten (1.5 jam), di sebelah kiri jalan ada pos – gapura bertuliskan Goa Buniayu PERHUTANI, masuk ke dalam melewati kebun pinus sejauh 1.5 km menuruni bukit dengan jalan beraspal lepas hingga tiba di pos penjagaan ke 2, di depan goa.  Lokasi Curug Bibijilan ini tak jauh dari pos ke dua ini.


 

Tiket dan Parkir

Tiket masuk (karcis Pemda) adalah Rp 4000/orang dan parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat masing-masing adalah Rp 2000 dan 4000/kendaraan.


Wisata Lain

Goa Buniayu, terletak kira-kira 3,3 km dari Curug Bibijilan.  Goa ini terdiri dari 2 buah goa, yang pertama adalah goa wisata dengan jarak sekitar 300 meter dan goa ini lebih sering ditujukan untuk wisatawan. Goa yang kedua ditujukan untuk kalangan profesional dengan jarak 2,5 Km dan dapat ditempuh antara 3 – 5 jam perjalanan. 

Posted on by asep parizal Sukabumi | No comments

0 komentar:

Posting Komentar